Skip to main content

Posts

Kebakaran Tambang Centralia 1962: Api Bawah Tanah yang Menyala Lebih dari 60 Tahun, Kota yang Dulu Dihuni 2.761 Orang Kini Tinggal 5

Bayangkan sebuah kota kecil yang jalanannya retak dan mengepulkan asap putih, padahal tidak ada satu pun rumah yang terbakar. Apinya ada di bawah kaki, di lorong-lorong tambang batu bara puluhan meter di bawah tanah. Itulah Centralia , sebuah kota di negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat. Sejak 1962, api di bawah kota ini tak pernah benar-benar padam. Dulu kota ini pernah dihuni 2.761 orang. Menurut sensus 2020, penduduknya tinggal 5 orang. Kok bisa? Ceritanya berawal dari urusan yang sangat sepele: membersihkan tempat pembuangan sampah. Kota Tambang yang Pernah Ramai Centralia resmi menjadi borough (kota kecil) pada 1866. Daerah ini duduk di atas lapisan batu bara antrasit, dan tambang menjadi sumber penghidupan utama warganya. Puncak kejayaannya terjadi sekitar 1890, saat sensus mencatat 2.761 penduduk. Waktu itu kota ini punya tujuh gereja, lima hotel, 27 bar, dua teater, sebuah bank, dan kantor pos. Seiring meredupnya industri batu bara, penduduknya pelan-pelan berkura...
Recent posts

Somerton Man 1948: Pria Tanpa Nama di Pantai Adelaide dengan Kertas "Tamam Shud", Akhirnya Teridentifikasi Lewat DNA Rambut 74 Tahun Kemudian

Pagi 1 Desember 1948, sepasang warga menemukan seorang pria tak bernyawa di Pantai Somerton Park, pinggiran kota Adelaide, Australia. Ia berpakaian rapi: kemeja putih, dasi, jas abu-abu cokelat. Tapi tidak ada dompet, tidak ada kartu identitas, dan label di pakaiannya sudah dipotong. Siapa dia? Pertanyaan sesederhana itu ternyata tak terjawab selama lebih dari 70 tahun. Kasusnya dikenal sebagai Somerton Man atau Kasus Tamam Shud , dan disebut-sebut sebagai salah satu misteri paling dalam di Australia. Kasus ini pernah masuk daftar 7 kasus unik yang sampai sekarang belum terpecahkan . Tapi pada 2022, beberapa helai rambut yang tersangkut di sebuah cetakan gips memberi jawaban yang mengejutkan. Pria Tanpa Nama di Pantai Somerton Pria itu ditemukan bersandar ke tembok laut, kakinya lurus dan bersilang. Beberapa saksi mengaku melihat sosok mirip dirinya berbaring di tempat yang sama pada malam sebelumnya, dan mengira ia sedang mabuk atau tidur. Di sakunya polisi hanya menemukan bara...

Kisah Owney 1888: Anjing Kantor Pos Albany yang Naik Kereta Surat Keliling Amerika hingga Keliling Dunia

Ada anjing yang setia menunggu tuannya di stasiun. Ada anjing yang berlari menembus badai salju. Tapi pernah dengar ada anjing yang "bekerja" di kantor pos, naik kereta surat ke seluruh Amerika, bahkan keliling dunia? Namanya Owney . Ia cuma anjing kampung berbulu kusut, tanpa ras jelas dan tanpa pemilik tetap. Tapi di akhir abad ke-19, ia menjadi salah satu anjing paling terkenal di Amerika Serikat. Anjing Kusut di Kantor Pos Albany Kisahnya dimulai sekitar 1888 di kantor pos Albany, New York. Menurut Smithsonian National Postal Museum, pemilik Owney kemungkinan besar seorang pegawai pos yang sering membawanya ke tempat kerja. Owney ternyata jatuh cinta pada karung-karung surat. Mungkin karena teksturnya, mungkin karena baunya. Ia suka tidur di atas tumpukan karung itu. Lalu sang pemilik pindah. Owney tidak ikut. Ia memilih tetap tinggal bersama teman-teman barunya, para petugas pos. Dari Gerobak Pos ke Kereta Surat Ke mana karung surat pergi, Owney ikut. Awalnya ia...

Kasus Lindbergh 1932: Penculikan yang Terpecahkan Berkat Uang Tebusan Emas dan Seorang Ahli Kayu

Malam 1 Maret 1932, sebuah rumah di pedesaan New Jersey, Amerika Serikat, mendadak jadi pusat perhatian dunia. Bayi berusia 20 bulan milik pilot paling terkenal di zamannya, Charles Lindbergh, hilang dari kamarnya di lantai dua. Di ambang jendela ada surat tebusan. Di bawah jendela ada sebuah tangga kayu buatan sendiri. Selebihnya? Nyaris tidak ada petunjuk. Tidak ada sidik jari, jejak kaki pun tak bisa diukur. Pelakunya baru tertangkap lebih dari dua tahun kemudian, berkat tumpukan uang kertas emas, seorang petugas pom bensin yang jeli, dan seorang ahli kayu yang tekun luar biasa. Malam yang Mengguncang Amerika Korban adalah Charles Augustus Lindbergh Jr. , putra Charles Lindbergh, pilot yang pada 1927 terbang sendirian melintasi Atlantik, dan Anne Morrow Lindbergh. Menurut catatan FBI, sang bayi diculik sekitar pukul 9 malam dari rumah keluarga itu di dekat Hopewell, New Jersey. Pengasuhnya, Betty Gow, menyadari bayi itu hilang sekitar pukul 10 malam. Surat tebusan meminta uang...

Kisah Clever Hans 1904: Kuda Jerman yang Dikira Jago Berhitung dan Lolos Uji 13 Penguji, Rahasianya Dibongkar Seorang Psikolog

Bayangkan ada seekor kuda yang bisa menjawab soal matematika. Kamu tanya "berapa tiga tambah empat?", lalu kuda itu mengetuk-ngetukkan kakinya ke tanah tepat tujuh kali. Penonton bertepuk tangan, koran heboh, dan para ahli ikut bingung. Ini bukan dongeng. Kuda itu benar-benar ada di Berlin, Jerman, awal 1900-an. Namanya Hans , dan dunia mengenalnya sebagai Clever Hans atau dalam bahasa Jerman der Kluge Hans , "Hans si Pintar". Tapi rahasia di balik kepintarannya justru jauh lebih menarik daripada kemampuan berhitungnya. Guru Matematika dan Kuda Kesayangannya Pemilik Hans adalah Wilhelm von Osten , seorang guru matematika yang juga pelatih kuda amatir. Ia yakin hewan bisa diajari berpikir seperti manusia, dan Hans menjadi "murid" kesayangannya. Menurut catatan psikolog Oskar Pfungst, Hans adalah kuda trotter Rusia. Pertunjukannya digelar di sebuah halaman berlantai batu yang dikelilingi gedung apartemen di Berlin utara. Hebatnya, von Osten tidak perna...

Pencurian Mona Lisa 1911: Lukisan Paling Terkenal di Dunia Raib 2 Tahun, Ternyata Disembunyikan di Koper Seorang Tukang Kaca

Sekarang, kalau mau melihat Mona Lisa di Museum Louvre, Paris, kamu harus antre panjang, berdesakan, lalu memandanginya dari balik kaca pelindung. Tapi pernah ada masa ketika lukisan paling terkenal di dunia itu hilang begitu saja dari dindingnya, dan tak ada yang sadar selama lebih dari sehari. Kejadiannya tahun 1911 . Selama sekitar dua tahun, polisi Prancis kebingungan, koran-koran heboh, dan seniman terkenal sempat ikut dicurigai. Pelakunya ternyata bukan komplotan pencuri kelas dunia, melainkan seorang tukang biasa. Ini kisahnya. Senin Pagi Saat Museum Tutup Pencurian terjadi pada Senin, 21 Agustus 1911 . Hari Senin adalah hari tutup Louvre, jadi museum hampir kosong dan hanya ada para pekerja. Pelakunya adalah Vincenzo Peruggia , pria asal Dumenza, sebuah desa di Italia utara. Ia tinggal di Paris dan pernah bekerja di Louvre lewat perusahaan kaca. Ironisnya, ia ikut dalam proyek memasang kotak kaca pelindung untuk sejumlah lukisan penting, termasuk Mona Lisa. Jadi ia tahu p...

Epidemi Tertawa Tanganyika 1962: Saat Wabah Tawa Menyerang 95 Siswi di Kashasha dan Memaksa Sekolah Ditutup

Tertawa itu menular. Kamu pasti pernah ikut ngakak cuma gara-gara lihat teman tertawa, padahal belum tahu apa yang lucu. Tapi bagaimana kalau "tertawa menular" itu berubah jadi wabah sungguhan, sampai sekolah-sekolah harus ditutup? Itulah yang terjadi di Tanganyika (sekarang bagian dari Tanzania) pada 1962. Peristiwa ini dikenal dunia sebagai epidemi tertawa Tanganyika . Kedengarannya lucu, tapi bagi para korbannya, ini sama sekali bukan lelucon. Berawal dari Tiga Siswi di Kashasha Semuanya dimulai pada 30 Januari 1962 di sebuah sekolah asrama putri yang dikelola misi di desa Kashasha . Desa ini berada sekitar 25 mil (kira-kira 40 km) dari kota Bukoba, di tepi barat Danau Victoria , tidak jauh dari perbatasan Uganda. Hari itu, tiga siswi tiba-tiba mulai bertingkah tidak biasa. Mereka tertawa dan menangis tanpa sebab yang jelas. Dalam waktu singkat, "penyakit" itu menyebar ke seluruh sekolah. Para siswinya berusia antara 12 dan 18 tahun. Menurut laporan dokte...