Skip to main content

Posts

Perburuan Tikus Hanoi 1902: Prancis Bayar 1 Sen per Ekor Tikus, Warga Malah Beternak Tikus dan Lahirlah "Efek Kobra"

Bayangkan kamu pejabat yang ditugasi membasmi tikus di sebuah kota. Idenya sederhana: bayar warga untuk setiap tikus yang mereka tangkap. Makin banyak tikus ditangkap, makin bersih kotanya. Masuk akal, kan? Itulah yang dilakukan pemerintah kolonial Prancis di Hanoi pada 1902. Hasilnya? Tikus malah makin banyak. Peristiwa ini dikenal sebagai Great Hanoi Rat Massacre , atau Perburuan Tikus Besar Hanoi, dan sampai sekarang jadi contoh favorit para ekonom tentang kebijakan yang senjata makan tuan. Kota Cantik, Selokan Penuh Tikus Prancis menguasai Hanoi sejak 1882. Saat Paul Doumer menjabat Gubernur Jenderal Indochina Prancis mulai 1897, ia ingin mengubah Hanoi jadi kota bergaya Eropa: jalan lebar berpohon, vila-vila mewah, dan tentu saja toilet siram modern. Pada 1902, ibu kota Indochina Prancis pun dipindahkan dari Saigon ke Hanoi. Di bawah kawasan Prancis, dibangunlah jaringan selokan sepanjang belasan kilometer. Selokan ini memang simbol kemajuan, tapi ternyata juga jadi "apa...
Recent posts

The Great Train Robbery 1963: 120 Karung Uang Senilai £2,6 Juta Raib dari Kereta Pos, Gangnya Terbongkar Gara-gara Papan Monopoli

Kamis dini hari, 8 Agustus 1963, di pedesaan Buckinghamshire, Inggris. Sebuah kereta pos yang melaju dari Glasgow menuju London tiba-tiba berhenti karena lampu sinyal di depannya menyala merah. Masinisnya tidak tahu, lampu itu sudah "diakali" oleh sekelompok perampok. Dalam waktu singkat, sekitar £2,6 juta uang tunai raib dari kereta. Inggris menyebutnya The Great Train Robbery , perampokan terbesar di negeri itu pada masanya. Bagian paling ironisnya? Gang yang perencanaannya begitu rapi ini akhirnya terbongkar gara-gara sesuatu yang sangat sepele: sebuah papan permainan Monopoli. Kereta Pos dengan "Gerbong Uang" Kereta yang jadi sasaran adalah kereta pos keliling Royal Mail bernama "Up Special". Kereta ini berangkat dari stasiun Glasgow Central pukul 18.50 pada 7 Agustus 1963 dan dijadwalkan tiba di stasiun Euston, London, pukul 04.00 keesokan harinya. Di dalamnya ada 12 gerbong dan 72 petugas pos yang menyortir surat sepanjang perjalanan. Incaran u...

Kisah Larry si Kucing Downing Street: Dipungut dari Penampungan pada 2011, Kini Sudah Melayani 7 Perdana Menteri Inggris

Perdana menteri Inggris datang dan pergi. Tapi ada satu "pejabat" di 10 Downing Street yang tetap duduk manis di depan pintu hitam terkenal itu sejak 2011. Ia tidak pernah ikut pemilu, tidak digaji negara, dan hobi utamanya tidur. Namanya Larry , seekor kucing. Gelar resminya keren: Chief Mouser to the Cabinet Office , alias Kepala Pemburu Tikus Kantor Kabinet. Sampai 2026, Larry sudah menyaksikan tujuh perdana menteri berkantor di rumah yang sama. Belum ada kucing Downing Street yang mencatat rekor sepanjang itu. Dari Kucing Jalanan ke Rumah Paling Terkenal di London Larry lahir sebagai kucing liar sekitar Januari 2007, lalu ditampung oleh Battersea Dogs & Cats Home, penampungan hewan terkenal di London. Menurut situs resmi pemerintah Inggris GOV.UK, ia tinggal di Downing Street sejak 15 Februari 2011 dan direkrut karena direkomendasikan punya bakat berburu tikus. Awalnya ia diniatkan jadi hewan peliharaan anak-anak David Cameron. Larry juga tercatat sebagai kucing ...

Misteri Isdal Woman 1970: Perempuan dengan 8 Identitas Palsu yang Ditemukan di Lembah Es Norwegia, Sampai Kini Belum Bernama

29 November 1970, pagi hari di lereng Gunung Ulriken, Bergen, Norwegia. Seorang pria yang sedang mendaki bersama dua putrinya menemukan sesuatu yang membuat mereka langsung pulang dan menelepon polisi: jasad seorang perempuan di antara bebatuan, di lembah yang warga setempat sebut Isdalen, alias "Lembah Es". Lebih dari 55 tahun kemudian, polisi Norwegia masih belum tahu siapa dia. Yang mereka tahu justru bikin kasus ini makin aneh: perempuan itu bepergian dengan setidaknya delapan identitas palsu, memakai wig, dan semua label di barang-barangnya sudah dihapus. Dunia mengenalnya sebagai Isdal Woman , atau Perempuan Isdal. Lembah dengan Julukan Seram Isdalen bukan tempat yang asing bagi warga Bergen. Lembah di sisi utara Ulriken ini punya julukan lain yang kurang enak didengar, "Dødsdalen" atau Lembah Kematian, karena sejarah kecelakaan pendakian di sana. Polisi Bergen langsung membuka penyelidikan besar dengan nomor berkas "134/70". Di sekitar jasad di...

Kisah Cher Ami 1918: Merpati Pahlawan Perang yang Dipercaya Menyelamatkan Batalion yang Hilang, tapi Arsip Smithsonian Berkata Lain

Oktober 1918, di tengah Hutan Argonne, Prancis. Ratusan tentara Amerika terkepung, kehabisan makanan, dan yang paling parah: mereka dihujani tembakan artileri dari pasukan mereka sendiri. Harapan terakhir mereka ternyata bukan radio atau kurir, melainkan seekor burung merpati. Namanya Cher Ami , bahasa Prancis untuk "sahabat tersayang". Selama lebih dari seabad, ia dikenang sebagai merpati pahlawan yang menyelamatkan "Batalion yang Hilang". Tapi ketika sejarawan Smithsonian menelusuri arsipnya, ceritanya ternyata tidak sesederhana itu. Merpati Pos, "Internet" Zaman Perang Merpati pos sudah dipakai ribuan tahun untuk mengantar pesan karena punya kemampuan alami pulang ke kandangnya. Di Perang Dunia I, Prancis, Jerman, dan Inggris sudah punya layanan merpati militer. Amerika Serikat menyusul. Atas permintaan Jenderal John Pershing, Korps Sinyal Angkatan Darat AS membentuk Pigeon Service pada November 1917. Cara kerjanya sederhana: pesan ditulis di kert...

Perampokan Berlian Antwerp 2003: Lebih dari US$100 Juta Raib dari Brankas Superketat, Pelakunya Terungkap Gara-gara Roti Isi Salami

Bayangkan sebuah brankas yang dijaga sensor panas, sensor getaran, radar, medan magnet, sampai kunci kombinasi canggih. Letaknya dua lantai di bawah tanah, di tengah kawasan berlian yang dipantau ketat siang dan malam. Rasanya mustahil dibobol, kan? Nyatanya, pada akhir pekan 15–16 Februari 2003, brankas di Antwerp Diamond Center , Belgia, berhasil dikuras. Berlian lepas, emas, perak, dan perhiasan senilai lebih dari US$100 juta raib. Media menjulukinya "perampokan abad ini". Yang bikin kasus ini makin legendaris: pelakunya justru ketahuan gara-gara hal yang sangat sepele, yaitu sepotong roti isi salami yang belum habis dimakan. Antwerp, Ibu Kota Berlian Dunia Antwerp dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan berlian terbesar di dunia. Kawasan berliannya padat toko perhiasan dan kantor pedagang, dan keamanannya terkenal sangat ketat. Brankas Antwerp Diamond Center berada di gedung di Schupstraat 9/11. Menurut catatan kasusnya, brankas itu dilindungi berlapis-lapis: ...

Kebakaran Tambang Centralia 1962: Api Bawah Tanah yang Menyala Lebih dari 60 Tahun, Kota yang Dulu Dihuni 2.761 Orang Kini Tinggal 5

Bayangkan sebuah kota kecil yang jalanannya retak dan mengepulkan asap putih, padahal tidak ada satu pun rumah yang terbakar. Apinya ada di bawah kaki, di lorong-lorong tambang batu bara puluhan meter di bawah tanah. Itulah Centralia , sebuah kota di negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat. Sejak 1962, api di bawah kota ini tak pernah benar-benar padam. Dulu kota ini pernah dihuni 2.761 orang. Menurut sensus 2020, penduduknya tinggal 5 orang. Kok bisa? Ceritanya berawal dari urusan yang sangat sepele: membersihkan tempat pembuangan sampah. Kota Tambang yang Pernah Ramai Centralia resmi menjadi borough (kota kecil) pada 1866. Daerah ini duduk di atas lapisan batu bara antrasit, dan tambang menjadi sumber penghidupan utama warganya. Puncak kejayaannya terjadi sekitar 1890, saat sensus mencatat 2.761 penduduk. Waktu itu kota ini punya tujuh gereja, lima hotel, 27 bar, dua teater, sebuah bank, dan kantor pos. Seiring meredupnya industri batu bara, penduduknya pelan-pelan berkura...