Tertawa itu menular. Kamu pasti pernah ikut ngakak cuma gara-gara lihat teman tertawa, padahal belum tahu apa yang lucu. Tapi bagaimana kalau "tertawa menular" itu berubah jadi wabah sungguhan, sampai sekolah-sekolah harus ditutup? Itulah yang terjadi di Tanganyika (sekarang bagian dari Tanzania) pada 1962. Peristiwa ini dikenal dunia sebagai epidemi tertawa Tanganyika . Kedengarannya lucu, tapi bagi para korbannya, ini sama sekali bukan lelucon. Berawal dari Tiga Siswi di Kashasha Semuanya dimulai pada 30 Januari 1962 di sebuah sekolah asrama putri yang dikelola misi di desa Kashasha . Desa ini berada sekitar 25 mil (kira-kira 40 km) dari kota Bukoba, di tepi barat Danau Victoria , tidak jauh dari perbatasan Uganda. Hari itu, tiga siswi tiba-tiba mulai bertingkah tidak biasa. Mereka tertawa dan menangis tanpa sebab yang jelas. Dalam waktu singkat, "penyakit" itu menyebar ke seluruh sekolah. Para siswinya berusia antara 12 dan 18 tahun. Menurut laporan dokte...
Pencurian Museum Gardner 1990: 13 Karya Seni Raib dalam 81 Menit dan Bingkainya Masih Kosong Sampai Sekarang
Bayangkan kamu masuk ke sebuah ruangan museum yang megah di Boston, Amerika Serikat. Dindingnya dihiasi bingkai-bingkai emas yang mewah. Tapi ada yang aneh: beberapa bingkai itu kosong melompong . Tidak ada lukisannya sama sekali. Bingkai kosong itu bukan instalasi seni modern. Itu adalah "bekas luka" dari pencurian seni terbesar dalam sejarah: perampokan Isabella Stewart Gardner Museum pada 18 Maret 1990. Sudah lebih dari 35 tahun, pelakunya tak pernah diadili dan tak satu pun karya yang kembali. Ini kisahnya. Dua "Polisi" di Pintu Samping Malam itu adalah Minggu dini hari, tepat setelah perayaan St. Patrick's Day di Boston. Sekitar pukul 01.20, dua pria berseragam polisi membunyikan bel di pintu samping museum. Lewat interkom, mereka bilang sedang menanggapi laporan keributan dan harus diizinkan masuk. Penjaga yang bertugas, Rick Abath yang saat itu berusia 23 tahun, melihat mereka lewat layar kamera. Seragamnya meyakinkan. Pukul 01.24, ia membukakan pi...