Skip to main content

Posts

Kisah Owney 1888: Anjing Kantor Pos Albany yang Naik Kereta Surat Keliling Amerika hingga Keliling Dunia

Ada anjing yang setia menunggu tuannya di stasiun. Ada anjing yang berlari menembus badai salju. Tapi pernah dengar ada anjing yang "bekerja" di kantor pos, naik kereta surat ke seluruh Amerika, bahkan keliling dunia? Namanya Owney . Ia cuma anjing kampung berbulu kusut, tanpa ras jelas dan tanpa pemilik tetap. Tapi di akhir abad ke-19, ia menjadi salah satu anjing paling terkenal di Amerika Serikat. Anjing Kusut di Kantor Pos Albany Kisahnya dimulai sekitar 1888 di kantor pos Albany, New York. Menurut Smithsonian National Postal Museum, pemilik Owney kemungkinan besar seorang pegawai pos yang sering membawanya ke tempat kerja. Owney ternyata jatuh cinta pada karung-karung surat. Mungkin karena teksturnya, mungkin karena baunya. Ia suka tidur di atas tumpukan karung itu. Lalu sang pemilik pindah. Owney tidak ikut. Ia memilih tetap tinggal bersama teman-teman barunya, para petugas pos. Dari Gerobak Pos ke Kereta Surat Ke mana karung surat pergi, Owney ikut. Awalnya ia...
Recent posts

Kasus Lindbergh 1932: Penculikan yang Terpecahkan Berkat Uang Tebusan Emas dan Seorang Ahli Kayu

Malam 1 Maret 1932, sebuah rumah di pedesaan New Jersey, Amerika Serikat, mendadak jadi pusat perhatian dunia. Bayi berusia 20 bulan milik pilot paling terkenal di zamannya, Charles Lindbergh, hilang dari kamarnya di lantai dua. Di ambang jendela ada surat tebusan. Di bawah jendela ada sebuah tangga kayu buatan sendiri. Selebihnya? Nyaris tidak ada petunjuk. Tidak ada sidik jari, jejak kaki pun tak bisa diukur. Pelakunya baru tertangkap lebih dari dua tahun kemudian, berkat tumpukan uang kertas emas, seorang petugas pom bensin yang jeli, dan seorang ahli kayu yang tekun luar biasa. Malam yang Mengguncang Amerika Korban adalah Charles Augustus Lindbergh Jr. , putra Charles Lindbergh, pilot yang pada 1927 terbang sendirian melintasi Atlantik, dan Anne Morrow Lindbergh. Menurut catatan FBI, sang bayi diculik sekitar pukul 9 malam dari rumah keluarga itu di dekat Hopewell, New Jersey. Pengasuhnya, Betty Gow, menyadari bayi itu hilang sekitar pukul 10 malam. Surat tebusan meminta uang...

Kisah Clever Hans 1904: Kuda Jerman yang Dikira Jago Berhitung dan Lolos Uji 13 Penguji, Rahasianya Dibongkar Seorang Psikolog

Bayangkan ada seekor kuda yang bisa menjawab soal matematika. Kamu tanya "berapa tiga tambah empat?", lalu kuda itu mengetuk-ngetukkan kakinya ke tanah tepat tujuh kali. Penonton bertepuk tangan, koran heboh, dan para ahli ikut bingung. Ini bukan dongeng. Kuda itu benar-benar ada di Berlin, Jerman, awal 1900-an. Namanya Hans , dan dunia mengenalnya sebagai Clever Hans atau dalam bahasa Jerman der Kluge Hans , "Hans si Pintar". Tapi rahasia di balik kepintarannya justru jauh lebih menarik daripada kemampuan berhitungnya. Guru Matematika dan Kuda Kesayangannya Pemilik Hans adalah Wilhelm von Osten , seorang guru matematika yang juga pelatih kuda amatir. Ia yakin hewan bisa diajari berpikir seperti manusia, dan Hans menjadi "murid" kesayangannya. Menurut catatan psikolog Oskar Pfungst, Hans adalah kuda trotter Rusia. Pertunjukannya digelar di sebuah halaman berlantai batu yang dikelilingi gedung apartemen di Berlin utara. Hebatnya, von Osten tidak perna...

Pencurian Mona Lisa 1911: Lukisan Paling Terkenal di Dunia Raib 2 Tahun, Ternyata Disembunyikan di Koper Seorang Tukang Kaca

Sekarang, kalau mau melihat Mona Lisa di Museum Louvre, Paris, kamu harus antre panjang, berdesakan, lalu memandanginya dari balik kaca pelindung. Tapi pernah ada masa ketika lukisan paling terkenal di dunia itu hilang begitu saja dari dindingnya, dan tak ada yang sadar selama lebih dari sehari. Kejadiannya tahun 1911 . Selama sekitar dua tahun, polisi Prancis kebingungan, koran-koran heboh, dan seniman terkenal sempat ikut dicurigai. Pelakunya ternyata bukan komplotan pencuri kelas dunia, melainkan seorang tukang biasa. Ini kisahnya. Senin Pagi Saat Museum Tutup Pencurian terjadi pada Senin, 21 Agustus 1911 . Hari Senin adalah hari tutup Louvre, jadi museum hampir kosong dan hanya ada para pekerja. Pelakunya adalah Vincenzo Peruggia , pria asal Dumenza, sebuah desa di Italia utara. Ia tinggal di Paris dan pernah bekerja di Louvre lewat perusahaan kaca. Ironisnya, ia ikut dalam proyek memasang kotak kaca pelindung untuk sejumlah lukisan penting, termasuk Mona Lisa. Jadi ia tahu p...

Epidemi Tertawa Tanganyika 1962: Saat Wabah Tawa Menyerang 95 Siswi di Kashasha dan Memaksa Sekolah Ditutup

Tertawa itu menular. Kamu pasti pernah ikut ngakak cuma gara-gara lihat teman tertawa, padahal belum tahu apa yang lucu. Tapi bagaimana kalau "tertawa menular" itu berubah jadi wabah sungguhan, sampai sekolah-sekolah harus ditutup? Itulah yang terjadi di Tanganyika (sekarang bagian dari Tanzania) pada 1962. Peristiwa ini dikenal dunia sebagai epidemi tertawa Tanganyika . Kedengarannya lucu, tapi bagi para korbannya, ini sama sekali bukan lelucon. Berawal dari Tiga Siswi di Kashasha Semuanya dimulai pada 30 Januari 1962 di sebuah sekolah asrama putri yang dikelola misi di desa Kashasha . Desa ini berada sekitar 25 mil (kira-kira 40 km) dari kota Bukoba, di tepi barat Danau Victoria , tidak jauh dari perbatasan Uganda. Hari itu, tiga siswi tiba-tiba mulai bertingkah tidak biasa. Mereka tertawa dan menangis tanpa sebab yang jelas. Dalam waktu singkat, "penyakit" itu menyebar ke seluruh sekolah. Para siswinya berusia antara 12 dan 18 tahun. Menurut laporan dokte...

Pencurian Museum Gardner 1990: 13 Karya Seni Raib dalam 81 Menit dan Bingkainya Masih Kosong Sampai Sekarang

Bayangkan kamu masuk ke sebuah ruangan museum yang megah di Boston, Amerika Serikat. Dindingnya dihiasi bingkai-bingkai emas yang mewah. Tapi ada yang aneh: beberapa bingkai itu kosong melompong . Tidak ada lukisannya sama sekali. Bingkai kosong itu bukan instalasi seni modern. Itu adalah "bekas luka" dari pencurian seni terbesar dalam sejarah: perampokan Isabella Stewart Gardner Museum pada 18 Maret 1990. Sudah lebih dari 35 tahun, pelakunya tak pernah diadili dan tak satu pun karya yang kembali. Ini kisahnya. Dua "Polisi" di Pintu Samping Malam itu adalah Minggu dini hari, tepat setelah perayaan St. Patrick's Day di Boston. Sekitar pukul 01.20, dua pria berseragam polisi membunyikan bel di pintu samping museum. Lewat interkom, mereka bilang sedang menanggapi laporan keributan dan harus diizinkan masuk. Penjaga yang bertugas, Rick Abath yang saat itu berusia 23 tahun, melihat mereka lewat layar kamera. Seragamnya meyakinkan. Pukul 01.24, ia membukakan pi...

Kisah Stubby: Anjing Liar dari Kampus Yale yang Jadi Pahlawan Perang Dunia I dan Menyelamatkan Tentara dari Gas Beracun 1918

Musim panas 1917, di lapangan kampus Universitas Yale , Amerika Serikat, ratusan tentara sedang latihan baris-berbaris sebelum dikirim ke medan Perang Dunia I. Di tengah mereka, ada satu "peserta" yang tidak terdaftar: seekor anjing liar bertubuh kecil, berbulu belang cokelat, dengan ekor pendek. Para tentara menamainya Stubby . Tidak ada yang menyangka, anjing jalanan ini kelak ikut ke Prancis, menyelamatkan banyak tentara dari gas beracun, dan sekarang tubuhnya dipajang di museum Smithsonian. Ini kisahnya. Anjing Liar yang Ikut Latihan Militer Stubby ditemukan berkeliaran di kampus Yale di New Haven, Connecticut, pada Juli 1917, saat pasukan Resimen Infanteri ke-102 dari Divisi ke-26 yang dijuluki "Yankee Division" sedang berlatih di sana. Seorang prajurit bernama J. Robert Conroy langsung akrab dengannya. Stubby ikut nongkrong saat latihan, menghafal bunyi terompet tanda aba-aba, ikut baris-berbaris, bahkan belajar "hormat" dengan menempelkan ka...