Coba bayangkan musim panas yang terik, tanpa AC, tanpa kulkas, dan di tengah kota mengalir sungai besar yang isinya... kotoran manusia. Bukan sedikit, tapi limbah dari jutaan penduduk. Itulah yang terjadi di London pada musim panas 1858 . Baunya begitu parah sampai koran-koran menjulukinya "The Great Stink" alias "Bau Busuk Raksasa". Bahkan para anggota Parlemen Inggris, yang gedungnya persis di tepi Sungai Thames, akhirnya menyerah dan terpaksa bertindak. Yuk, kita simak kisahnya! Sungai Thames, Selokan Raksasa Kota London Di pertengahan abad ke-19, penduduk London melonjak dari sekitar satu juta menjadi tiga juta orang. Toilet siram mulai populer, jadi makin banyak air limbah yang masuk ke saluran pembuangan. Masalahnya, sebagian besar saluran itu bermuara langsung ke Sungai Thames . Belum lagi limbah pabrik dan rumah potong hewan. Kota ini juga punya sekitar 200.000 lubang penampungan kotoran (cesspit), dan banyak saluran yang sudah rusak. Tahun 1855, ilmu...
Kasus BTK Killer: Misteri 30 Tahun di Wichita yang Terbongkar Gara-gara Satu Disket Floppy pada 2005
Bayangkan sebuah kasus yang bikin satu kota resah selama 30 tahun . Polisi sudah memeriksa ratusan orang, mengumpulkan lebih dari seribu sampel DNA, tapi pelakunya tetap tak tertangkap. Lalu, di tahun 2005, semuanya terbongkar gara-gara benda kecil yang sekarang mungkin sudah jarang kamu lihat: sebuah disket floppy berwarna ungu . Ini kisah perburuan pelaku yang menyebut dirinya "BTK" di Wichita, Kansas, Amerika Serikat. Kita tidak akan membahas detail kejahatannya, tapi fokus ke hal yang paling menarik: bagaimana polisi akhirnya menangkapnya. Siap? Teror yang Membuat Wichita Was-was Antara tahun 1974 dan 1991, sedikitnya 10 orang di Wichita dan Park City, Kansas, menjadi korban seorang pembunuh yang tidak dikenal. Yang membuat kasus ini terkenal bukan cuma kejahatannya, tapi juga kebiasaan pelaku mengirim surat ejekan ke polisi, koran, dan stasiun TV. Di surat-suratnya, ia menyebut dirinya "BTK", singkatan dari kata-kata yang menggambarkan cara kerjanya. Di ...