
Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling beresiko. Akan tetapi, investasi ini juga produk investasi yang menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Cara untuk mendapatkan keuntungan dari investasi saham adalah dengan membeli saat murah dan menjualnya saat mahal.
Konsep pembelian saham diatas memang terlihat mudah untuk dilakukan. Akan tetapi, untuk orang yang masih awam dengan jual beli saham, konsep ini akan cukup membingungkan. Bila Anda termasuk dalam kelompok ini, Anda harus tahu posisi apa yang disebut harga murah dan harga mahal sebuah saham.
Pada dasarnya, jual beli saham sama halnya dengan jual beli barang biasa. Untuk mencari harga terendah dari saham, Anda dapat melakukannya sama dengan saat membeli barang lainnya. Contohnya, saat Anda membeli minyak goreng, untuk melihat harga termurahnya, Anda dapat membandingkan harga saat ini dengan masa lalu. Dari situ, Anda dapat menemukan harga terendah dari minyak goreng tersebut.
Dalam saham, Anda juga melakukan hal yang sama. Anda dapat membandingkan harga saham yang Anda pilih dengan harga saham tersebut di masa lalu. Bila Anda menemukan satu batasan harga, misalnya Rp 1.000, lalu dari harga tersebut harga saham itu selalu naik, maka dapat dikatakan harga ini adalah harga terendah.
Harga terendah ini juga dikenal dengan sebutan support. Bila saham tersebut mencapai level ini, maka inilah harga murah yang dapat digunakan untuk Anda yang ingin membelinya.
Sedangkan harga mahal yang dapat digunakan untuk menjual saham dalam investasi saham Anda, dapat pula ditemukan dengan cara yang sama. Anda dapat membandingkannya dengan pergerakan saham tersebut di masa lalu. Bila Anda menemukan satu angka, misalnya Rp 1.500, dan saham tersebut mencapai level ini lalu kemudian turun, inilah harga tertingginya. Angka ini biasa disebut resistance.
Untuk membeli dengan harga murah dan menjualnya dengan harga mahal, Anda harus menunggu level resistance tersebut terlewati. Hal ini jarang terjadi tetapi berpeluang terjadi. Dan, bila saham tersebut berhasil melewati level tersebut, maka ada kemungkinan harga saham tersebut akan terus naik.
Misalnya, ada satu kali dimana harga tertinggi saham tersebut yang mencapai Rp 1.500 terlampaui dan mencapai Rp 1.550, maka harga Rp 1.500 dapat dikatakan harga murah. Anda dapat membeli saham tersebut pada harga Rp 1.500 dan menjualnya pada harga Rp 1.550. Langkah ini biasa disebut buy on breakout.
Hal lain yang juga dapat Anda gunakan untuk mendapatkan keuntungan adalah sell on strength. Langkah ini adalah menjual saham Anda saat saham tersebut sudah mencapai titik jenuh. Artinya, pada angka tersebut, saham ini tidak akan naik lagi, karena sepi peminat.
Pada dasarnya, investasi saham dapat menguntungkan. Bukan hanya keuntungan dari penjualan saham, tetapi memiliki saham artinya Anda juga memiliki sebagian dari perusahaan tersebut. Dan, saat perusahaan tersebut mencetak keuntungan, Anda juga mendapatkan bagiannya.
Nah, itulah tadi beberapa ulasan singkat menganai Rahasia Bermain Saham Menguntungkan dan Cepat Kaya yang bisa disampaikan kali ini. Bagaimana, Anda tertarik untuk menggeluti investasi saham? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!
Comments
Post a Comment