Di zaman serba canggih seperti sekarang, rasanya hampir semua hal bisa dicari jawabannya di internet. Tapi ternyata tidak semuanya. Ada kasus-kasus yang sudah puluhan bahkan ratusan tahun bikin detektif, ilmuwan, dan netizen garuk-garuk kepala, dan sampai hari ini belum ada yang bisa memberi jawaban pasti.
Siapkan kopi dulu, karena berikut ini 7 kasus unik yang masih jadi misteri. Mana yang menurutmu paling bikin penasaran?
1. D.B. Cooper, Pembajak Pesawat yang Lenyap di Udara (1971)
Tanggal 24 November 1971, seorang pria yang membeli tiket atas nama "Dan Cooper" naik pesawat Northwest Orient Flight 305 dari Portland menuju Seattle, Amerika Serikat. Di tengah penerbangan, ia menyerahkan catatan kepada pramugari: ia mengaku membawa bom.
Setelah pesawat mendarat di Seattle, ia menerima uang tebusan 200.000 dolar AS dan empat parasut, lalu membebaskan para penumpang. Pesawat kembali terbang, dan di suatu titik di atas wilayah barat daya Washington, pria itu melompat dari tangga belakang pesawat di tengah malam dan hujan. Sejak itu ia tidak pernah ditemukan.
Petunjuk terbesar muncul tahun 1980, ketika seorang bocah menemukan sekitar 5.800 dolar dari uang tebusan itu di tepi Sungai Columbia. FBI menyelidiki ratusan tersangka, lalu resmi menghentikan penyelidikan aktif pada Juli 2016. Teori paling populer: Cooper kemungkinan tidak selamat dari lompatan itu, tapi jasad dan sisa uangnya tidak pernah ditemukan.
2. Somerton Man dan Kode "Tamam Shud" (1948)
Pada 1 Desember 1948, seorang pria berpakaian rapi ditemukan meninggal di Pantai Somerton, Adelaide, Australia. Tidak ada identitas, dan label di pakaiannya sudah dipotong. Yang paling aneh: di saku tersembunyi celananya ada sobekan kertas bertuliskan "Tamám Shud", frasa Persia yang berarti "sudah berakhir", dari halaman terakhir buku puisi Rubaiyat karya Omar Khayyam.

Sobekan kertas "Tamám Shud" yang ditemukan di saku tersembunyi celana Somerton Man. Foto: arsip penyelidikan kasus Somerton Man, Public domain, via Wikimedia Commons
Buku asal sobekan itu kemudian ditemukan, dan di sampulnya ada deretan huruf yang diduga kode rahasia. Sampai sekarang kode itu belum berhasil dipecahkan.
Ada perkembangan besar pada 2022: tim peneliti Derek Abbott dan Colleen Fitzpatrick mengumumkan, lewat analisis DNA dari rambut jenazah, bahwa pria itu kemungkinan besar adalah Carl "Charles" Webb, seorang insinyur listrik asal Melbourne. Identitasnya mungkin sudah terungkap, tapi penyebab kematian dan arti kode misterius itu masih gelap.
3. Manuskrip Voynich, Buku yang Tidak Bisa Dibaca Siapa Pun
Bayangkan sebuah buku setebal sekitar 240 halaman, penuh gambar tanaman aneh, diagram bintang, dan tulisan dalam aksara yang tidak dikenal di mana pun di dunia. Itulah Manuskrip Voynich, yang namanya diambil dari Wilfrid Voynich, pedagang buku antik yang membelinya pada 1912.
Salah satu halaman Manuskrip Voynich dengan ilustrasi tanaman yang tidak dikenali ahli botani. Foto: Penulis tidak diketahui, Public domain, via Wikimedia Commons
Uji karbon oleh University of Arizona pada 2009 menunjukkan bahan kulitnya berasal dari awal abad ke-15, sekitar tahun 1404 sampai 1438. Pemecah kode militer, ahli bahasa, sampai kecerdasan buatan sudah mencoba membacanya, dan belum ada yang berhasil meyakinkan para ahli. Kini manuskrip itu disimpan di Perpustakaan Beinecke, Universitas Yale. Teorinya beragam: bahasa alami yang ditulis dengan aksara ciptaan sendiri, sandi rahasia, atau bahkan "hoaks" abad pertengahan yang sengaja dibuat tanpa makna.
4. Mary Celeste, Kapal Hantu di Tengah Atlantik (1872)
Pada 4 Desember 1872, awak kapal Dei Gratia menemukan kapal Mary Celeste terombang-ambing di Samudra Atlantik, di antara Kepulauan Azores dan Portugal. Kapalnya masih layak berlayar, muatannya sebanyak 1.701 tong alkohol nyaris utuh, dan persediaan makanan masih ada. Tapi seluruh orang di dalamnya, termasuk Kapten Benjamin Briggs, istri, dan putrinya yang masih balita, hilang tanpa jejak. Sekoci kapal juga tidak ada.
Teori yang paling masuk akal: kapten mengira kapal akan meledak atau tenggelam, mungkin karena uap alkohol atau kebocoran, lalu memerintahkan semua orang naik sekoci. Sayangnya, sekoci itu tidak pernah ditemukan.
5. Sinyal "Wow!" dari Luar Angkasa (1977)
Tanggal 15 Agustus 1977, teleskop radio Big Ear di Ohio, Amerika Serikat, menangkap sinyal radio yang sangat kuat dari arah rasi Sagitarius, selama sekitar 72 detik. Astronom Jerry Ehman yang membaca cetakan datanya begitu kaget sampai melingkari angka-angka itu dan menulis "Wow!" di sampingnya.
Masalahnya, sinyal itu tidak pernah terdengar lagi, walau arah yang sama sudah dipantau berulang kali. Apakah itu pesan alien? Belum ada bukti. Salah satu penjelasan terbaru dari para peneliti pada 2024 menyebut sinyal itu mungkin berasal dari awan hidrogen yang tiba-tiba "menyala" karena terkena ledakan energi dari bintang. Tapi ini pun masih berupa hipotesis.
6. Perempuan Isdal dari Norwegia (1970)
Pada 29 November 1970, jasad seorang perempuan ditemukan di lembah Isdalen dekat kota Bergen, Norwegia. Penyelidikan polisi menemukan hal-hal yang terasa seperti cerita film mata-mata: ia diketahui bepergian ke berbagai kota dengan setidaknya sembilan identitas palsu, dan label di barang-barangnya sudah dihilangkan.
Pada 2017, lembaga penyiaran Norwegia NRK bersama para ahli menganalisis isotop dari giginya, dan hasilnya menunjukkan ia kemungkinan lahir sekitar tahun 1930 dan tumbuh di sekitar Nuremberg, Jerman. Namun nama aslinya sampai sekarang belum diketahui.
7. Koloni yang Hilang di Roanoke (1587)
Tahun 1587, lebih dari 100 orang Inggris mendirikan permukiman di Pulau Roanoke, di wilayah yang kini menjadi North Carolina, Amerika Serikat. Pemimpinnya, John White, kembali ke Inggris untuk mengambil persediaan, tapi baru bisa pulang tiga tahun kemudian karena perang dengan Spanyol.
Saat tiba pada 1590, permukiman itu kosong. Satu-satunya petunjuk adalah kata "CROATOAN" yang terukir di sebuah tiang dan huruf "CRO" di batang pohon. Teori terkuat: para penghuni koloni pindah dan berbaur dengan suku asli di Pulau Croatoan atau daratan sekitarnya. Penggalian arkeologi masih terus mencari bukti pastinya.
Kenapa Misteri Seperti Ini Tak Pernah Membosankan?
Mungkin karena manusia memang tidak suka cerita yang menggantung. Setiap kasus di atas punya cukup banyak petunjuk untuk bikin kita merasa "hampir tahu jawabannya", tapi selalu ada satu kepingan puzzle yang hilang. Dan siapa tahu, dengan teknologi DNA dan arsip digital yang terus berkembang, salah satu misteri ini akan terpecahkan dalam beberapa tahun ke depan, seperti identitas Somerton Man yang akhirnya mulai terkuak.
Nah, kalau kamu jadi detektifnya, kasus mana yang paling ingin kamu pecahkan? Atau kamu punya teori sendiri soal D.B. Cooper? Tulis di kolom komentar, yuk!
Sumber: Wikipedia: D. B. Cooper, Wikipedia: Tamam Shud case, Wikipedia: Voynich manuscript, Wikipedia: Wow! signal.
Comments
Post a Comment