Di Indonesia, setiap 17 Agustus kita sudah terbiasa melihat lomba makan kerupuk, balap karung, sampai panjat pinang. Seru dan kocak, kan? Tapi ternyata di belahan dunia lain ada lomba yang jauh lebih "nyeleneh". Ada yang mengejar keju menuruni bukit curam, ada yang berenang di rawa berlumpur, bahkan ada yang adu jempol kaki!
Berikut 7 lomba paling aneh di dunia yang benar-benar ada dan rutin digelar.
1. Lomba Gendong Istri, Finlandia
Namanya Wife Carrying World Championships, digelar di kota kecil Sonkajärvi, Finlandia, sejak 1992. Aturannya sederhana tapi berat: peserta pria harus menggendong pasangannya melewati lintasan sepanjang 253,5 meter yang penuh rintangan, termasuk kolam air.
Gaya gendongan yang paling terkenal adalah "gaya Estonia": pasangan digendong terbalik di punggung dengan kaki melingkar di leher penggendong. Hadiahnya? Konon pemenang mendapat bir seberat badan sang istri. Lomba ini terinspirasi dari legenda lokal tentang perampok di abad ke-19 yang konon suka membawa kabur perempuan dari desa tetangga.
2. Kejar Keju di Cooper's Hill, Inggris
Bayangkan sebuah bukit yang sangat curam, lalu sebuah keju bulat seberat sekitar 3 sampai 4 kilogram digelindingkan dari puncaknya. Puluhan orang langsung mengejarnya sambil berlari, terguling, dan terjatuh menuruni bukit. Itulah Cooper's Hill Cheese-Rolling, tradisi di Brockworth, Gloucestershire, Inggris, yang sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu.
Salah satu babak lomba kejar keju di Cooper's Hill, Gloucestershire, Inggris, Mei 2013. Foto: Dave Farrance, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons
Kejunya adalah keju Double Gloucester, dan karena bukitnya sangat curam, keju itu bisa meluncur sangat cepat. Hampir tidak ada yang benar-benar bisa menangkapnya; pemenangnya adalah orang pertama yang mencapai garis finis di bawah bukit. Hadiahnya, tentu saja, keju itu sendiri. Karena risikonya tinggi, tim medis selalu siaga di lokasi.
3. Snorkeling di Rawa, Wales
Kalau biasanya orang snorkeling di laut jernih untuk melihat ikan dan terumbu karang, di Llanwrtyd Wells, Wales, orang malah snorkeling di parit rawa gambut yang gelap dan berlumpur. Lomba World Bog Snorkelling Championships ini sudah digelar sejak 1985.
Peserta harus berenang menyusuri parit sepanjang sekitar 55 meter, pergi lalu kembali, memakai snorkel dan sirip, tanpa boleh memakai gaya renang biasa. Banyak peserta datang dengan kostum lucu, mulai dari superhero sampai dinosaurus.
4. Gulat Jempol Kaki, Inggris
Kalau adu panco pakai tangan sudah biasa, di Inggris ada versi kakinya: gulat jempol kaki alias toe wrestling. Lomba ini berawal dari sebuah pub di Desa Wetton, Staffordshire, pada 1970-an, dan kini dikenal sebagai World Toe Wrestling Championship.
Dua peserta duduk berhadapan, mengaitkan jempol kaki mereka, lalu berusaha menjatuhkan kaki lawan ke sisi lain, mirip adu panco. Sebelum bertanding, kaki peserta diperiksa dulu supaya bersih dan sehat. Untung, ya!
5. Kejuaraan Dunia Gitar Udara, Finlandia
Finlandia sepertinya memang gudangnya lomba unik. Di kota Oulu, sejak 1996 digelar Air Guitar World Championships, yaitu lomba bermain gitar... tanpa gitar. Peserta tampil di panggung sambil berpura-pura memainkan gitar listrik mengikuti lagu rock, dan dinilai dari teknik, gaya panggung, dan "aura" penampilannya.
Penyelenggaranya punya misi yang manis: menyebarkan perdamaian dunia, karena menurut mereka, orang tidak bisa berperang kalau tangannya sibuk memainkan gitar udara.
6. Lomba Lempar Ponsel, Finlandia
Lagi-lagi dari Finlandia! Di kota Savonlinna, sejak 2000 ada lomba lempar ponsel, Mobile Phone Throwing World Championships. Peserta melempar ponsel sejauh mungkin, dan ada juga kategori gaya bebas yang dinilai dari kreativitas lemparannya.
Lomba ini sering disebut sebagai cara lucu untuk melampiaskan kekesalan pada gadget yang sering bikin frustrasi. Tenang, ponsel yang dipakai biasanya ponsel bekas yang disediakan panitia.
7. Panjat Pinang, Indonesia
Jangan salah, lomba khas Indonesia juga sering bikin turis asing melongo. Panjat pinang adalah lomba memanjat batang pohon pinang yang tinggi dan sudah dilumuri oli atau pelumas. Di puncaknya digantung berbagai hadiah, mulai dari sepeda, alat dapur, sampai televisi.
Lomba panjat pinang, salah satu lomba paling populer saat perayaan 17 Agustus di Indonesia. Foto: Dhani ilham, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons
Karena licinnya luar biasa, mustahil memanjat sendirian. Peserta harus bekerja sama membentuk menara manusia, saling injak bahu sambil berlumuran oli. Justru di situlah serunya: lomba ini bukan soal siapa yang paling kuat, tapi soal kerja sama tim. Bersama balap karung, tarik tambang, dan makan kerupuk, panjat pinang jadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Hari Kemerdekaan.
Kenapa Orang Suka Lomba Aneh?
Jawabannya sederhana: karena seru! Lomba-lomba seperti ini menyatukan warga, menarik wisatawan, dan memberi kesempatan orang dewasa untuk kembali bermain seperti anak kecil tanpa rasa malu. Beberapa di antaranya bahkan jadi daya tarik wisata yang membuat kota kecil dikenal dunia.
Kalau boleh memilih, kamu mau ikut lomba yang mana? Atau di kampungmu ada lomba 17 Agustus yang unik dan belum masuk daftar ini? Ceritakan di kolom komentar, ya!
Sumber: Wikipedia: Wife-carrying, Wikipedia: Cooper's Hill Cheese-Rolling and Wake, Wikipedia: Bog snorkelling.
Comments
Post a Comment