Coba buka HP kamu sekarang. Berapa banyak aplikasi media sosial yang terpasang? Kalau jawabannya lebih dari lima, tenang, kamu tidak sendirian. Orang Indonesia memang terkenal sebagai salah satu warganet paling aktif di dunia. Bangun tidur buka WhatsApp, istirahat makan siang scroll TikTok, malamnya nonton YouTube sampai lupa waktu.
Dulu, sekitar tahun 2015, daftar media sosial terpopuler masih diisi nama-nama seperti BBM dan Path. Sekarang peta "kekuasaannya" sudah berubah total. Berikut media sosial paling populer di Indonesia versi terbaru, berdasarkan laporan Digital 2026: Indonesia dari DataReportal (bekerja sama dengan We Are Social dan Meltwater) yang dirilis November 2025, dengan data per akhir 2025.
Ilustrasi ikon media sosial. Gambar: Rubin Observatory/NSF/AURA/J. Pinto, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons
Sebelum Mulai: Angka Ini Dihitung dari Mana?
Sebagian besar angka di bawah diambil dari alat iklan milik masing-masing platform, yaitu berapa banyak orang di Indonesia yang bisa dijangkau iklan di aplikasi itu. Angka ini tidak sama persis dengan jumlah pengguna aktif, dan satu orang bisa punya lebih dari satu akun. Jadi anggap saja sebagai gambaran besarnya, bukan hitungan kepala yang presisi. Untuk platform yang tidak membuka data iklannya, seperti WhatsApp, datanya berasal dari survei.
Gambaran umumnya: menurut laporan yang sama, ada sekitar 180 juta identitas pengguna media sosial di Indonesia pada Oktober 2025, setara 62,9 persen dari total penduduk. Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 21 jam 50 menit per minggu di media sosial (termasuk menonton video online), atau lebih dari 3 jam sehari, dan memakai rata-rata 7,7 platform setiap bulan. Pantas saja baterai HP cepat habis!
1. WhatsApp: Raja Obrolan Sejuta Grup
Grup keluarga, grup kantor, grup alumni, grup arisan, sampai grup RT. Rasanya hampir mustahil hidup di Indonesia tanpa WhatsApp. Menurut laporan We Are Social, sekitar sembilan dari sepuluh responden di Indonesia mengaku aktif di WhatsApp setiap bulan, menjadikannya platform yang paling sering dipakai sekaligus paling disukai. Rata-rata penggunanya menghabiskan sekitar 1 jam 52 menit per hari di aplikasi WhatsApp versi Android.
2. TikTok: Juara Bikin Lupa Waktu
Niatnya cuma lihat satu video, tahu-tahu sudah satu jam. TikTok adalah platform dengan jangkauan iklan terbesar di Indonesia: alat iklan TikTok mencatat sekitar 180 juta pengguna berusia 18 tahun ke atas pada akhir 2025. Soal durasi, TikTok tipis mengalahkan WhatsApp, yaitu sekitar 1 jam 53 menit per hari per pengguna di aplikasi Android. Dari tren joget, resep viral, sampai belanja lewat live, semuanya lahir di sini.
3. YouTube: Tempat Nonton Apa Saja
Mau belajar masak, nonton podcast, cari tutorial ganti oli, atau sekadar menonton video kucing, semuanya ada di YouTube. Data iklan Google mencatat YouTube menjangkau sekitar 151 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025. YouTube juga juara "betah": rata-rata satu kali buka aplikasinya berlangsung sekitar 16 menit 49 detik, paling lama di antara platform lain.
4. Facebook: Si Senior yang Masih Kuat
Banyak yang bilang Facebook sudah "jadul", tapi angkanya berkata lain. Alat iklan Meta mencatat Facebook menjangkau sekitar 121 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025. Grup jual beli, grup hobi, dan Marketplace membuat Facebook tetap ramai, terutama di kalangan pengguna dewasa.

Logo Facebook, media sosial yang sudah ada sejak 2004 dan masih jadi salah satu yang terbesar di Indonesia.
5. Instagram: Etalase Foto dan Reels
Dari foto liburan, review kafe, sampai jualan online, Instagram masih jadi "etalase" favorit. Data iklan Meta mencatat Instagram menjangkau sekitar 108 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025, dengan pengguna perempuan sedikit lebih banyak (53,2 persen dari audiens dewasanya).
6. LinkedIn: Media Sosial Para Pencari Kerja
Kalau Instagram tempat pamer liburan, LinkedIn tempat pamer pencapaian kerja. LinkedIn mencatat sekitar 37 juta anggota terdaftar di Indonesia pada akhir 2025. Perlu dicatat, angka LinkedIn adalah jumlah akun terdaftar, bukan pengguna aktif, jadi tidak bisa dibandingkan langsung dengan platform lain.
7. Messenger: Saudara Kandung Facebook
Aplikasi chat milik Meta ini menjangkau sekitar 33,7 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025. Masih banyak dipakai untuk mengobrol dengan teman Facebook, terutama untuk urusan jual beli di Marketplace.
8. X (Dulu Twitter): Markas Netizen Paling Julid
Trending topic, perang komentar, dan thread horor tengah malam: semua ada di X. Alat iklan X mencatat sekitar 22,9 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025, turun sekitar 8,6 persen dibanding akhir 2024.
9. Threads: Si Pendatang Baru
Aplikasi teks buatan Meta yang diluncurkan pada 2023 ini menjangkau sekitar 8,15 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025. Masih kecil dibanding kakak-kakaknya, tapi lumayan untuk platform yang umurnya baru beberapa tahun.
10. Snapchat dan Reddit: Populer di Luar Negeri, Sepi di Sini
Dua aplikasi ini sangat populer di Amerika, tapi di Indonesia jangkauannya masih kecil. Snapchat menjangkau sekitar 3,96 juta pengguna, sedangkan Reddit sekitar 1,25 juta pengguna pada akhir 2025. Menariknya, jangkauan keduanya naik lebih dari dua kali lipat dalam setahun.
Mengenang yang Sudah Tiada: BBM dan Path
Generasi 2010-an pasti ingat zaman "minta PIN BB dong" dan check-in lokasi di Path. Sayangnya, keduanya sudah pamit. Path resmi berhenti beroperasi pada 18 Oktober 2018. Menurut TechCrunch, Path sempat dibeli perusahaan Korea, Kakao, justru karena aplikasi ini populer di Indonesia. Setahun kemudian, layanan BBM untuk Android dan iOS ditutup pada 31 Mei 2019. Pengelolanya mengakui pengguna sudah pindah ke platform lain. Pengguna BBM Dana waktu itu diarahkan ke aplikasi DANA yang berdiri sendiri.
Bagaimana dengan Dunia?
Secara global, laporan Digital 2026: Global Overview Report mencatat sekitar 5,66 miliar identitas pengguna media sosial pada Oktober 2025, atau 68,7 persen penduduk dunia. Facebook masih jadi platform yang paling banyak dipakai pengguna internet dewasa (56,9 persen memakainya dalam sebulan terakhir), sementara WhatsApp terpilih sebagai media sosial favorit dunia dengan 17,4 persen suara.
Jadi, media sosial mana yang paling sering kamu buka setiap hari? Dan masih ingat PIN BB kamu dulu? Tulis di kolom komentar, ya!
Sumber: DataReportal: Digital 2026: Indonesia (dirilis November 2025, data per Oktober 2025), We Are Social Indonesia, DataReportal: Digital 2026 Global Overview Report, TechCrunch, BBM Blog. Angka jangkauan iklan bukan jumlah pengguna aktif bulanan.
Comments
Post a Comment