Skip to main content

Sandi Zodiac 340: Kode Pembunuh Berantai yang Baru Terpecahkan Setelah 51 Tahun

Bagaimana rasanya memecahkan teka-teki yang membuat FBI, CIA, dan ribuan detektif amatir menyerah selama lebih dari setengah abad? Pada Desember 2020, tiga orang biasa dari tiga negara berbeda merasakannya. Mereka berhasil membongkar Z340, sandi rahasia yang dikirim oleh salah satu pembunuh berantai paling misterius di Amerika: Zodiac.

Kisah ini bukan soal kekejaman pelakunya, melainkan soal penyelidikan, kode rahasia, dan kegigihan para pemecah sandi. Yuk, kita telusuri bagaimana sebuah sandi bisa bertahan 51 tahun sebelum akhirnya terpecahkan.

Siapa Zodiac?

Zodiac adalah julukan untuk pembunuh berantai yang beraksi di wilayah Teluk San Francisco, California, antara Desember 1968 dan Oktober 1969. Ia menyerang tiga pasangan dan seorang sopir taksi, menewaskan sedikitnya lima orang, sementara dua korban lainnya selamat.

Yang membuat kasus ini sangat terkenal adalah kebiasaan pelakunya mengirim surat ke surat kabar. Dalam surat-surat itu ia mengaku sebagai pelaku, menyebut detail yang hanya diketahui polisi, dan menyertakan kriptogram alias pesan bersandi. Total ada empat sandi utama. Sampai hari ini, identitas Zodiac belum pernah terungkap.

Sandi Pertama: Dipecahkan Pasangan Suami Istri dalam Hitungan Hari

Pada 1 Agustus 1969, tiga surat kabar, yaitu Vallejo Times-Herald, San Francisco Chronicle, dan San Francisco Examiner, menerima surat hampir identik. Masing-masing berisi sepertiga dari sebuah sandi yang jika digabung berjumlah 408 simbol, sehingga dikenal sebagai Z408. Penulisnya mengklaim identitasnya ada di dalam sandi itu dan menuntut sandi tersebut dimuat di halaman depan.

Beberapa hari kemudian, dalam surat berikutnya, pelaku untuk pertama kalinya menyebut dirinya "Zodiac".

FBI dan CIA ikut mencoba memecahkan Z408. Namun yang berhasil justru Donald dan Bettye Harden, pasangan suami istri dari Salinas yang sama sekali bukan ahli kriptografi. Kuncinya adalah tebakan cerdas Bettye: ia menduga kata "kill" (membunuh) pasti muncul di dalam pesan, lalu dari situ pola simbol lain bisa ditebak satu per satu.

Hasilnya mengecewakan penyelidik. Pesan itu penuh salah ketik, merujuk pada cerita pendek The Most Dangerous Game (1924) karya Richard Connell, dan sama sekali tidak menyebut nama pelaku.

Z340: Sandi yang Bikin Frustrasi Selama 51 Tahun

Pada 8 November 1969, Zodiac mengirim sebuah kartu ke San Francisco Chronicle berisi sandi baru sepanjang 340 karakter. Inilah Z340. Berbeda dengan Z408, sandi ini menolak dipecahkan. Tahun demi tahun, para ahli dan penggemar teka-teki dari seluruh dunia mencoba, tapi tidak ada yang berhasil membuktikan solusinya.

Kartu berisi sandi Z340 yang dikirim Zodiac ke San Francisco Chronicle pada 8 November 1969
Kartu berisi sandi 340 karakter (Z340) yang dikirim ke San Francisco Chronicle pada 8 November 1969. Gambar: domain publik, via Wikimedia Commons

Tiga Amatir, Tiga Negara, Satu Program Komputer

Terobosan datang dari tim internasional yang terdiri dari David Oranchak, insinyur perangkat lunak asal Amerika Serikat; Sam Blake, ahli matematika asal Australia; dan Jarl Van Eycke, programmer asal Belgia.

Mereka memakai program buatan Van Eycke bernama AZdecrypt. Program ini menguji sekitar 650.000 kemungkinan solusi hingga menemukan kunci yang paling cocok. Salah satu hal yang membuat Z340 begitu sulit adalah Zodiac rupanya melakukan kesalahan saat menyusun sandinya, sehingga polanya makin kacau dan menyesatkan para pemecah kode selama puluhan tahun.

Pada 5 Desember 2020, tim ini akhirnya berhasil membaca pesannya. Temuan mereka diserahkan ke unit kriptanalisis FBI, dan FBI kemudian membenarkan bahwa pemecahan sandi itu valid.

Tabel kunci huruf dan simbol yang dipakai untuk menyusun sandi Z340 Zodiac
Tabel kunci simbol untuk sandi Z340, berdasarkan pemecahan tim Oranchak, Blake, dan Van Eycke. Gambar: Shāntián Tàiláng, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

Isi Pesannya: Bukan Nama, tapi Ejekan

Setelah dibaca, isi Z340 ternyata tidak membongkar identitas pelaku. Pesannya, lagi-lagi penuh salah ketik yang disengaja, berisi ejekan kepada polisi yang dianggapnya "bersenang-senang" mencoba menangkapnya. Zodiac juga membantah bahwa dirinya adalah penelepon bernama "Sam" yang sempat muncul di acara TV A.M. San Francisco, dan menyombongkan diri bahwa ia tidak takut hukuman mati.

FBI menyimpulkan bahwa pesan tersebut tidak memberikan petunjuk baru soal siapa Zodiac sebenarnya. Meski begitu, pemecahan Z340 tetap dianggap prestasi besar dalam dunia kriptografi amatir, karena membuktikan kombinasi kegigihan manusia dan kekuatan komputer bisa menaklukkan teka-teki setengah abad.

Dua Sandi yang Masih Jadi Misteri

Masih ada dua sandi Zodiac yang belum terpecahkan secara pasti. Pertama, Z13, yang dikirim April 1970 setelah kalimat "My name is" (nama saya adalah). Kedua, Z32, yang dikirim Juni 1970 bersama sebuah peta, dan diklaim pelakunya akan menunjukkan lokasi sebuah bom. Bom itu tidak pernah ditemukan.

Ratusan solusi sudah diajukan untuk kedua sandi pendek ini. Menurut David Oranchak, karena saking pendeknya, hampir mustahil memastikan solusi mana yang benar.

Penyelidikan yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai

Pada 2009, The Guardian melaporkan bahwa polisi San Francisco sudah menyelidiki sekitar 2.500 orang yang dicurigai, dan hanya segelintir yang dianggap kredibel. Satu-satunya tersangka yang pernah disebut namanya oleh polisi adalah Arthur Leigh Allen, yang selalu membantah dan meninggal pada 1992. Pada 2002, profil DNA parsial dari prangko surat Zodiac tidak cocok dengan DNA Allen.

Penyelidik juga mencoba teknologi modern. Pada 2018, polisi Vallejo mencoba menggunakan basis data silsilah genetik GEDmatch, tapi tidak mendapat hasil yang pasti. Kasus ini sempat dinyatakan "tidak aktif" oleh polisi San Francisco pada 2004, lalu dibuka kembali. Sejumlah lembaga, termasuk FBI, tetap mencatatnya sebagai kasus terbuka.

Kisah ini juga memikat dunia hiburan. Robert Graysmith, kartunis San Francisco Chronicle saat surat-surat Zodiac berdatangan, menulis buku Zodiac (1986) yang kemudian diadaptasi menjadi film Zodiac (2007) garapan sutradara David Fincher.

Penutup

Kasus Zodiac menunjukkan bahwa kadang orang biasa, dengan rasa penasaran dan ketekunan, bisa memecahkan teka-teki yang membuat lembaga besar angkat tangan. Sayangnya, jawaban dari pertanyaan terbesar, yaitu siapa Zodiac sebenarnya, masih tersimpan rapat.

Kamu suka teka-teki dan kode rahasia? Menurutmu, apakah identitas Zodiac suatu hari akan terungkap lewat teknologi DNA atau justru lewat dua sandi yang tersisa? Tulis pendapatmu di kolom komentar!

Sumber: Wikipedia: Zodiac Killer.

Comments

Popular posts from this blog

7 Orang yang meninggal tragis, karena menghina Tuhan

7 Orang yang meninggal tragis, karena menghina Tuhan -  Manusia dengan karakter sombongnya kadang-kadang melupakan siapa penciptanya, bahkan juga lebih kronis menyombongkan diri serta mengejek tuhan, manusia terang tak ada apa-apanya dimata tuhan. 7 orang berikut ini adalah misal riil bagaimanakah kuasa tuhan atas semua alam semesta serta berisi. 7 orang yang tewas lantaran mengejek Tuhan : 1. John Lennon (Personil The Beatle) Waktu interview dengan American Magazine, ia berkata “Kekristenan bakal selesai serta hilang. Saya tak perlu menuturkannya. Yesus sih ok, tetapi pengajaran-Nya terlampau simpel. Hari ini kami tambah lebih tenar dari-Nya. ” (1966). Sesudah menyampaikan hal semacam itu, John tewas ditembak penggemarnya. 2. Tancredo Neves (Presiden Brazil)  Pada saat kampanye, ia berkata apabila memperoleh 500. 000 nada dari anggota partainya, jadi tak ada yang bisa mendepaknya dari posisi kepresidenan, bahkan juga Tuhan sendiri. Ia memperoleh kian lebih...

Cantik-cantik Badannya Kekar

Cantik-cantik Badannya Kekar -  Seorang gadis asal Rusia bernama Julia Vins mungkin saja mempunyai muka secantik Barbie. Tetapi setelah dilihat lebih jeli, wanita 18 tahun itu bisa bikin kaum pria iri. Pasalnya, Julia mempunyai tubuh yang sangat kekar bahkan juga seperti tokoh komik Marvel bernama Hulk. Beberapa orang bahkan juga menyebutkan Julia juga sebagai “Barbie Berotot”. Gadis berumur 18 tahun ini mempunyai mata besar dengan warna hijau. Berwajah juga semulus porselen seperti boneka barbie yang senantiasa diidam-idamkan beberapa wanita. Meski demikian, Julia Vins mempunyai otot yang luar biasa kekar. “Orang-orang mengetahui saya juga sebagai barbie berotot. Saya menyenanginya karena saya mempunyai mata cantik yang besar serta memakai make up. Tetapi, di saat yang sama, saya juga kuat, ” tuturnya Karena kecantikan serta kekuatannya ini, Julia mengakui banyak pria yang mengkritiknya. Tetapi ia enjoy hadapi hal itu. “Semua orang mempunyai opini perihal penampila...

7 Mitos Paling Aneh di Indonesia

7 Mitos Paling Aneh di Indonesia -  Indonesia yaitu negara yang demikian besar. Di negerimu terkasih ini, ada sangat banyak beberapa orang dengan bermacam suku bangsa serta budaya. Tidak cuma itu, ketidaksamaan budaya juga diimbangi dengan ketidaksamaan kepercayaan dan kebiasaan. Hebatnya, masyarakat Indonesia ingin bertahan dengan semua ketidaksamaan itu serta terus hidup rukun berdampingan. Dari kebiasaan yang bermacam, munculah bermacam mitos atau keyakinan yang diwariskan dengan cara turun-menurun di Indonesia. Meski mungkin saja belum semuanya dapat dibuktikan benar, kenyataannya mitos-mitos itu terus dipercaya serta diakui beberapa orang. Tetapi ada lho mitos-mitos yang condong aneh, tidak yakin?. Cari info bareng-bareng yuk! Inilah 7 Mitos Paling Aneh Di Indonesia : 1. Menyapu Bersih Agar Suami Tidak Brewok  Salah satu pekerjaan yang perlu dikerjakan nyaris tiap-tiap anak wanita di Indonesia yaitu menyapu rumah. Tetapi ada saatnya sebagian anak wanita menge...