Unsinkable Sam: Kucing Kapal yang Konon Selamat dari 3 Kapal Perang yang Tenggelam dalam Perang Dunia II
Dalam Perang Dunia II, ada cerita yang beredar dari kapal ke surat kabar: seekor kucing hitam-putih konon selamat dari tiga kapal perang yang tenggelam dalam waktu kurang dari setahun. Orang Inggris menjulukinya Unsinkable Sam. Ada juga yang memanggilnya Oscar, atau Oskar.
Ceritanya terdengar seperti legenda laut yang terlalu sempurna. Justru karena itu, kisah ini perlu dibaca dengan dua lensa sekaligus: sebagai cerita perang yang terkenal, dan sebagai catatan sejarah yang punya bagian kuat sekaligus bagian yang masih diperdebatkan.
Legenda Tiga Kapal Tenggelam
Versi yang paling sering diceritakan begini. Seekor kucing berada di kapal perang Jerman Bismarck. Kapal itu ditenggelamkan Angkatan Laut Inggris pada 27 Mei 1941. Dari lebih dari 2.100 awak, hanya sekitar 115 yang selamat. Menurut cerita, kucing itu ditemukan mengapung di papan kayu dan diangkat ke kapal perusak Inggris HMS Cossack, lalu diberi nama Oscar.
Beberapa bulan kemudian, pada Oktober 1941, Cossack terkena torpedo dan akhirnya tenggelam. Oscar disebut selamat lagi, lalu dipindahkan ke kapal induk HMS Ark Royal. Di situ julukan Unsinkable Sam mulai melekat.
Pada 14 November 1941, Ark Royal terkena torpedo dari U-81 saat kembali dari arah Malta. Kapal tenggelam perlahan, sekitar 30 mil dari Gibraltar. Hampir seluruh awak berhasil diselamatkan. Sam ditemukan masih berpegangan di papan mengambang, digambarkan pers sebagai marah tapi tidak cedera.
Potret pastel Oscar / Unsinkable Sam karya Georgina Shaw-Baker, koleksi National Maritime Museum, Greenwich. Domain publik, via Wikimedia Commons.
Bagian yang Paling Kuat: Ark Royal
Inilah titik yang paling penting. Laporan kontemporer tahun 1941 cukup kuat mendukung bahwa ada kucing bernama Oscar yang diselamatkan dari Ark Royal. Nama itu muncul di pemberitaan masa perang, dan potret pastel oleh seniman Georgina Shaw-Baker kini disimpan National Maritime Museum di Greenwich.
Setelah Ark Royal, Sam disebut dipindahkan ke kantor Gubernur Gibraltar, lalu ke Home for Sailors di Belfast. Ia meninggal pada 1955. Kalau kamu berhenti di sini saja, sudah ada kerangka kisah kucing kapal yang cukup kuat: mascot perang, selamat dari kapal induk yang tenggelam, lalu hidup tenang di darat sampai usia tua.
Bagian yang Lebih Kabur: Bismarck dan Cossack
Masalahnya muncul saat rantai cerita ditarik mundur ke Bismarck dan Cossack. Wikipedia dan catatan Royal Museums Greenwich menekankan bahwa hubungan dokumenter yang kokoh ke Bismarck dan Cossack tidak tersedia dengan jelas. Tidak ada kesaksian korban selamat Bismarck yang secara tegas menempatkan kucing itu di kapal Jerman tersebut.
RMG juga mencatat keraguan praktis: foto-foto yang beredar sebagai "Oscar" tidak selalu konsisten. Ada foto yang menampilkan kucing tabby, ada pula foto kucing hitam-putih. Salah satu foto terkenal bahkan memakai kalung bertuliskan HMS Amethyst 1949. Itu bukan Oscar, melainkan Simon, kucing kapal HMS Amethyst yang lain lagi.
Jadi cara paling jujur membaca kisah ini bukan "terbukti 100 persen tiga kapal", melainkan "ada kucing Oscar yang sangat mungkin terkait Ark Royal, lalu legenda tiga kapal tumbuh di sekitarnya dan tersebar luas pada 1941".
HMS Ark Royal tenggelam pada November 1941. Foto: S. J. Beadell (Lt), Royal Navy, domain publik, via Wikimedia Commons.
Kenapa Cerita Ini Begitu Lekat?
Perang butuh simbol. Kucing kecil yang "menolak tenggelam" mudah jadi hiburan di tengah berita gelap. Bismarck sendiri adalah kapal musuh yang ditakuti; Ark Royal adalah kapal induk penting Angkatan Laut Kerajaan. Menaruh satu kucing di tengah dua nama besar itu membuat cerita langsung punya daya tarik.
Ada juga unsur ironi yang membuat orang mengingatnya. Kapal baja raksasa bisa hilang ke dasar laut, sementara seekor kucing ditemukan masih bertahan di papan kayu. Baik benar seluruhnya atau tidak, pola itu cocok dengan selera cerita laut: keberuntungan aneh, sembilan nyawa, dan mascot yang lebih tangguh dari yang diduga.
Potret pastel Shaw-Baker ikut mengunci legenda di ruang museum. Objek itu tidak otomatis membuktikan setiap detail perjalanan Sam. Tapi keberadaannya menunjukkan bahwa cerita Oscar memang sempat dianggap cukup penting untuk dilukis dan disimpan.
Dari Kapal Perang ke Rumah Pelaut
Setelah karier kapalnya berakhir, Sam disebut menjalani sisa perang di lingkungan yang jauh lebih aman: kantor gubernur di Gibraltar, lalu rumah pelaut di Belfast. Ia mati pada 1955, jauh setelah tiga kapal dalam legendanya sudah tenggelam.
Kalau suka kisah kucing yang "kerja" di tempat-tempat penting, baca juga Simon si pahlawan HMS Amethyst dan Larry, kucing Downing Street. Bedanya, Simon punya medali dan catatan dinas yang lebih terang, sementara Larry masih duduk di depan pintu hitam Nomor 10 sampai sekarang.
Legenda, Bukti, dan Sembilan Nyawa
Unsinkable Sam paling enak dinikmati sebagai cerita perang yang sudah menjadi legenda: ada inti yang didukung laporan masa itu, ada rantai Bismarck–Cossack yang lebih tipis, dan ada foto yang kadang tertukar dengan kucing lain. Justru karena ada caveat-nya, kisah ini terasa lebih hidup, bukan dongeng yang dipoles terlalu rapi.
Menurutmu, Sam tetap pantas disebut "unsinkable" meski bagian Bismarck dan Cossack masih diperdebatkan? Atau julukan itu sebaiknya hanya dipakai untuk episode Ark Royal saja? Tulis pendapatmu di kolom komentar!
Sumber: Wikipedia, "Unsinkable Sam"; Royal Museums Greenwich / National Maritime Museum, "Oscar, cat from the German battleship Bismarck"; catatan koleksi pastel Georgina Shaw-Baker.
Comments
Post a Comment